Friday, March 7, 2014

HAI PARA CALEG : OJO SEMBARANG NEMPLEKKE ( JANGAN SEMBARANG MENEMPELKAN POSTER )

LELAKU SING KELIRU :

NEMPLEKKE POSTER LAN POTO CALEG SAK’PENAK UDELE DHEWE
( MenempelkanPoster dan Foto Caleg Seenaknya sendiri )
Oleh : Sae Panggalih 




Dibalik fenomena hajatan akbar pemilihan umum tahun 2014 ini, ternyata diikuti pula dengan fenomena munculnya ribuan poster politik dengan berbagai macam versi dan warna yang kebanyakan berisi tentang himbauan untuk memilih anggota caleg dari salah satu parpol tertentu, rentetan kalimat indah berisi janji-janji perubahan kearah yang lebih baik secara lengkap mereka tawarkan untuk seluruh masyarakat di dapilnya masing-masing .
Dengan media promosi atau ajang memperkenalkan diri semacam itu, Saya pribadi menganggapnya sebagai suatu hal yang wajar dan sah-sah saja, karena dengan cara promosi diri itulah , para caleg bisa meraup suara sebanyak-banyaknya dari para pemilih di dapilnya masing-masing ,  TETAPI  saya pribadi kurang setuju dengan aksi beberapa caleg yang terkesan sembrono di dalam memajang dan menempelkan posternya di lokasi-lokasi yang tidak semestinya , Semisal menempelkan poster dirinya di pohon-pohon yang masih produktif dengan media paku sebagai perekatnya, aksi salah dan rak nggenah tersebut hampir Saya temukan di seluruh wilayah pemilihan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang. Padahal dengan menggunakan media pohon sebagai ajang promosi diri, itu sama halnya dengan upaya para caleg terhormat di dalam mendukung upaya pengrusakan lingkungan secara perlahan-lahan , karena aksi mereka tersebut lama-kelamaan dapat mengurangi masa produktif pohon dikarenakan batang pohonnya ditumpuki oleh paku-paku yang dapat merusak kehidupan alamiah dari tiap pohon yang ada di seluruh penjuru negeri .



Selain menggunakan media pohon sebagai tempat promosi , ulah beberapa caleg sembrono itupun berlanjut ke lokasi lain yang semestinya tidak pantas digunakan sebagai tempat promosi diri, semisal di tiang telepon , tiang listrik, lampu penerangan jalan, Lingkungan tempat ibadah, Lokasi-lokasi pendidikan dan tembok-tembok bangunan umum . Melihat fakta diatas, Seharusnya para caleg calon pengemban aspirasi rakyat tidak selayaknya melakukan aksi-aksi sakpenak udele dhewe tersebut dikarenakan ajang promosi yang mereka lakukan justru dapat berdampak buruk bagi lingkungan alam dan sosial .



Oleh karena itu, Saya berharap agar para caleg yang merasa CERDAS segera meninjau kembali poster-poster ajang promosi dirinya, apakah sudah ditempatkan di lokasi yang sesuai atau belum…..apabila masih ditempatkan dilokasi yang tidak sepantasnya….segeralah mengambil tindakan , semisal mengganti media pohon dan media tembok-tembok milik umum dengan media cagak bambu sebagai penyangga poster caleg yang terhormat…….SEKALI LAGI PESAN HIMBAUAN INI HANYA SAYA TUJUKAN KEPADA PARA CALEG CERDAS YANG MAU MENDUKUNG PROGRAM RERESIK SAMPAH VISUAL DEMI KEBAIKAN ALAM KITA………….. 




MATUR NUWUN

TERIMA KASIH

No comments: